RSS

LANDASAN TEORI (METODE RISET)

16 Okt

2.1 TEORI
Keputusan Pembelian :
Keputusan untuk membeli yang diambil oleh pembeli itu sebenarnya merupakan kumpulan dari sejumlah keputusan (Kotler, 2004). Setiap keputusan membeli mempunyai suatu struktur sebanyak 7 kepuasan (Basu Swastha, 1996), meliputi :
1. Keputusan Tentang Jenis Produk
2. Keputusan Tentang Bentuk
3. Keputusan Tentang Merek
4. Keputusan Tentang Penjualannya
5. Keputusan Tentang Jumlah Produk
6. Keputusan Tentang Waktu Pembelian
7. Keputusan Tentang Cara Pembayaran

Dapat diketahui para pelanggan membutuhkan proses pencarian informasi yang intensif dan evaluasi yang hati-hati atau disebut juga dengan extended problem solving (Solomon, 2007:307). Hal ini didukung oleh Teo dan Yeong (2003) yang menyatakan bahwa dalam proses pencarian informasi, seorang pelanggan akan membandingkan antara perceived benefit dengan cost of the search (waktu dan uang). Perceived benefit dipengaruhi oleh product risk dan product involvement. Bila pelanggan percaya bahwa produk yang ia inginkan memiliki resiko yang tinggi, maka usaha untuk mencari informasi (cost of the search) akan lebih tinggi dan salah satu cara untuk mengurangi resiko tersebut adalah dengan terlibat dalam komunitas yang ahli pada produk tersebut.

Merek

Arti dan peran merek dalam suatu bisnis sangatlah penting menurut Kotler dan Keller (2003) mengatakan merek adalah suatu nama, istlah, symbol, atau desain atau kombinasi dari hal-hal tersebut yang dimaksud untuk mengidentifikasikan produk/jasa yang dihasilkan untuk penjual atau kelompok penjual membedakannya dari para pesaing.
Menururt Kotler dan Keller (2003), merek adalah suatu produk yang ditambahkan dengan dimensi-dimensi lainnya yang membuat produk tersebut menjadi berbeda dibandingkan dengan produk lainnya yang sama-sama didesain untuk memenuhi kebutuhan yang sama.
Rasa kecintaan terhadap merek dan produk yang dibentuk dari partispasi aktif tersebut akan menimbullkan komitmen mereka akan merek tersebut, identifikikasi komunitas, ikatan emosional satu dengan lainnya untuk mengembangkan komunitas mereknya (Algeishmer et al. 2005), loyalitas memiliki berbagai macam pengertian seperti suatu kebiasaan dalam intensitas pembelian di masa yang akan dating (Andereassen, 1999). Disisi lain loyalitas ini dapat dikatakan sebagai intensitas yang tinggi di dalam word of mouth (Hallowel, 1996). Beberapa literature mengatakan loyalitas merupakan suatu komponen psikologis yang didasarkan oleh perasaan konsumen yang didukung oleh motivasi terhadap kecintaan terhadap suatu produk dan jasa dari suatu organisasi (Hallowel, 1996)
Pertukaran informasi dari orang terpercaya dalam suatu konteks komunikasi nantinya juga akan membentuk suatu kepercayaan tersebut (Moorman et al, 1992).
Ekuitas Merek

Widjaja, dkk (2007) mendefinisikan ekuitas merek sebagai seperangkat liabilitas merek yang berkaitan dengan suatu merek, nama, dan simbolnya, yang menambah atau mengurangi nilai yang diberikan untuk suatu barang dan jasa kepada perusahaan atau pelanggan. Knapp (2001) ekuitas merek sebagai totalitas dari perepsi merek, mencakup kualitas relative dari produk barang dan jasa, kinerja keuangan, loyalitas pelanggan, kepuasan dan keseluruhan pengharagaan terhadap merek.

Pengaruh Penggunaan

Dalam pemakaian suatu produk pasti mempunyai dampak atau pengaruh dibawah ini adalah beberapa dampak negative yang diakibatkan dari penggunaan Blackberry menurut studi dan penelitian :
1. Membuat Ketagihan
Perangkat smartphone ini begitu mudah membuat pemiliknya merasa kecanduan. Studi Rutgers University pada 2006 menyimpulkan, Blackberry dan perangkat serupa memicu kenaikan penggunaan internet yang cukup signifikan, namun berdampak buruk bagi kesehatan mental.
2. Mengganggu Tidur
Sebuah penelitian mengungkapkan, pengguna Blackberry memiliki kebiasaan memainkannya sebelum tidur rentan mengalami insomnia, sakit kepala, dan kesulitan konsentrasi. Penelitian ini dilakukan Upp Sala University di Swedianmenambahkan bahwa radiasi telepon seluler bisa mengganggu aktivitas tidur.
3. Memicu Cemas
Studi yang dilakukan MIT’S Sloan School of Management pada 2007 mengungkap pengguna Blackberry membentuk budaya stress di tempat kerja.
4. Melemahkan Otak
Karakter Blackberry yang mampu membuat pengguna melakukam sejumlah hal cenderung membuat seseorang kesulitan menyerap informasi lantaran fokusnya mudah beralih dari satu hal ke hal yang lainnya. Sebagai Multitasker, otak mereka dibanjiri oleh banyak informasi akibatnya mereka tidak selektif lagi untuk memilah informasi yang penting dengan cepat, kata Dr. David W Goodman. Direktur pusat gangguan Psikologis di Maryland, Baltimore. Untuk itu ia menyarankan para pengguna Blackberry agar tidak mengaktifkan jaringan internet selama 24 jam.

2.2 ANALISIS FAKTOR PENGGUNAAN BLACKBERRY
1.Informasi
Dari sudut pandang ini dapat dikatakan bahwa penggunaan produk Blackberry mempunyai dua sudut pandang yaitu positif dan negative. Efisiensi positif bisa dinyatakan dalam pencapaian informasi yang cepat akan tetapi dari pencapaian informasi tersebut mempunyai dampak negative. Bisa dilihat dalam pengaruh penggunaan Blackberry yang telah dibahas pada sub bab sebelumnya bahwasanya dapat melemahkan otak karena terlalu banyaknya informasi yang datang (Dr.David W Goodman). Walau mempunyai dua sudut pandang yang berbeda namun responden banyak mengatakan bahwa hal ini lah yang membuat mereka menggunakannya. Selain itu dapat dketahui dari teori sebelumnya Pertukaran informasi dari orang terpercaya dalam suatu konteks komunikasi nantinya juga akan membentuk suatu kepercayaan tersebut (Moorman et al, 1992).
2. Lifestyle
Dalam hal ini hanya ada beberapa yang menyatakan pemakaian produk Blackberry berdasarkan lifestyle, jadi dapat dinyatakan walau hal ini mempengaruhi namun tidak memiliki pengaruh yang sangat besar dalam penggunaan Blacberry.

3.Aplikasi
Responden sangat dominan dalam sudut pandang ini, karena tidak dapat dipungkiri bahwa smartphone ini sangatlah memliki fitur yang menarik dan dapat menarik pelanggan. Dari hasil penelitian pun telah diketahui bahwa responden memilih menggunakan smartphone ini karena salah satu factor yaitu aplikasinya yang banyak dan mudah untuk digunakannya.
4.Bentuk
Walau dalam 7 struktur keputusan menyatakan bahwa Keputusan Tentang Bentuk mempengaruhi akan adanya Keputusan Pembelian, akan tetapi dalam penelitian yang saya lakukan sangatlah minim responden yang membahas atau setuju tentang hal ini. Jadi bisa dikatakan bahwa hal ini berpengaruh sedikit atas Keputusan Pembelian.

2.3 PENGEMBANGAN HIPOTESIS
Pembahasan Identifikasi Variabel
Informasi merupakan data yang dikelolah dan dibentuk menjadi lebih berguna dan lebih berarti bagi seseorang yang menerimanya. Namun, seperti yang dikaji dalam pembahasan sebelumnya penyerapan informasi yang terlalu berlebihan akan mengakibatkan dampak yang negative seperti melemahkan otak (Dr. David W Goodman). Tetapi pelanggan membutuhkan proses pencarian informasi yang intensif dan evaluasi yang hati-hati atau disebut juga dengan extended problem solving (Solomon, 2007:307). Hal ini didukung oleh Teo dan Yeong (2003) yang menyatakan bahwa dalam proses pencarian informasi, seorang pelanggan akan membandingkan antara perceived benefit dengan cost of the search (waktu dan uang).
Lifestyle merupakan perilaku seseorang yang ditunjukkan dalam aktivitas, minat, dan opini yang berkaitan dengan citra diri untuk merefleksikan status sosialnya. Didalam penelitian ini lifestyle berpengaruh dalam penggunaan produk Blackberry walau tidak berpengaruh sangat signifikan.
Bentuk sendiri mempunyai berbagai macam pengertian, namun seperti yang telah diketahui dalam 7 struktur keputusan menyatakan bahwa Keputusan Tentang Bentuk mempengaruhi akan adanya Keputusan Pembelian.
Aplikasi adalah program siap pakai yang direka untuk melaksanakan suatu fungsi bagi pengguna atau aplikasi yang lain dan dapat digunakan oleh sasaran yang dituju. Aplikasi sendiri memliki tinkat pengaruh yang sangat tinggi dalam keputusan pembelian.

Hubungan Antara Variabel Satu dan Variabel Lainnya
Dari penelitian yang telah dilakukan tingkat pengaruh yang signifikan terdapat pada Informasi dan Aplikasi. Disini dapat dijelaskan tentang hubungan dari dua variabel tersebut. Informasi sendiri adalah hal yang sangat dibutuhkan oleh pelanggan, disatu sisi informasi tidak mudah didapat apabila aplikasi yang ada tidak memadai. Contohnya saja dalam penggunaan Blackberry terdapat aplikasi Blackberry Messanger didalam aplikasi tersebut pengguna dapat memperoleh informasi dari berbagai pihak selain itu pengguna pun dapat menshare informasi terhadap contact yang ada. Jadi dapat dikatakan Informasi dan Aplikasi sangatlah berpengarh satu sama lainnya. Dan hal ini lah yang membuat pengaruh terbesar dalam penggunaan Blackberry.
Visualisasi Dalam Diagram
Tingkat Penggunaan Blackberry :

Hipotesis :
Dari analisis factor yang ada seperti Informasi, Lifestyle, Bentuk, dan Aplikasi dapat diambil suatu hipotesis bahwa penggunaan Blackberry di kalangan mahasiswa dan mahasiswi dikarenakan mudahnya mendapatkan Informasi serta banyaknya fasilitas dari Aplikasi yang ada. Sedangkan Lifestyle dan Bentuk merupakan factor kecil lainnya yang mempengaruhi penggunaan Blackberry.

2.4 TINJAUAN PENELITIAN TERDAHULU
Ada beberapa penelitian yang mengenai penggunaan Blackberry misalnya saja skripsi dari Dimas Surya Wijaya mengenai Analisis Pengaruh Ekuitas Merek Terhadap Keputusan Pembelian Handphone Blackberry. Persamaan yang ada pada skripsi tersebut dengan penelitian ini adalah mengenai masalah Keputusan Pembelian dan Merek.
2.5 METODE SKRIPTIF
Penelitian ini mengambil metode uji chi square. Berikut adalah penjabaran dari uji chi square :

1. Hipotesis
Ho : keempat factor tersebut mempengaruhi penggunaan Blackberry
Ha : tidak semua keempat factor mempengaruhi penggunaan Blackberry
2. Nilai Kritis

3. Nilai Hitung

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Oktober 16, 2011 in METODE RISET **

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: