RSS

PANCASILA IDEOLOGI GADO-GADOKAH ??

07 Nov

Menurut saya lahirnya pancasila bukanlah diilhami gagasan-gagasan besar dunia dan pengalaman bangsa-bangsa lain karena Pancasila telah dikenal sejak zaman Majapahit abad XIV dan hal tersebut ada didalam buku NAGARAKERTAGAMA karangan pra panca dan buku SUTASOMA karangan Tantular. Selain itu dalam buku SUTASOMA istilah Pancasila mempunyai arti berbatu sendi yang kelima (dari bahasa sansekerta), juga mempunyai arti pelaksanaan kesusilaan yang lima (Pancasila Krama).

Selain hal itu terdapat pula bukti yang menyatakan Pancasila lahir dari negeri sendiri yaitu :
• Pada tanggal 1 Juni 1945 dalam siding Badan Penyelidik Usaha-usaha Persediaan Kemerdekaan (PPKI) Ir. Soekarno mengusulkan agar dasar Negara Indonesia diberi nama Pancasila (nama tersebut didapat atas petunjuk kawan beliau seorang ahli bahasa).
Dasar Negara Republik Indonesia, yang kita kenal dengan Pancasila, diterima dan disahkan oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) yang merupakan wakil seluruh bangsa Indonesia pada tanggal 18 Agustus 1945, bersamaan dengan disahkannya pembukaan UUD 1945 dan batang tubuh UUD 1945.

Lanjut kepada Ideologi Pancasila merupakan bukan Ideologi gado-gado melainkan Ideologi Terbuka. Karena dalam kaitannya dengan system pemikiran merupakan hasil dari pemikiran terbuka (demokratis). Dan berikut ini adalah perbandingan Ideologi Pancasila Terbuka dalam Pancasila dengan Ideologi lainnya yaitu :

a. –Ideologi Liberalisme :
Lebih menekankan kepada kepentingan individu dan persaingan bebas.
Demokrasi Liberal, lebih bersifat Foramlistis.

-Ideologi Pancasila Terbuka :
Mengutamakan kebersamaan, kekeluargaan, dan kegotong royongan.
Demokrasi Pancasila, mengutamakan musyawarah untuk mencapai mufakat.

b. –Ideologi Sosialisme :
Tuntunan penghapusan/pembalasan hak milik pribadi sebagai sarana utama untuk membangun suatu masyarakatyang sekaligus bebas dan selaras.

c. –Ideologi Tertutup :
Bukan cita-cita yang sudah hidup dalam masyarakat, mealinkan merupakan cita-cita dari suatu kelompok.
Usaha untuk mewujudkan nilai dasar dilaksanakan dengan sarana atau jalan (nilai instrumental) yang kaku dan ketat dan harus menjadi nilai praksis yang direncanakan secara mutlak.

-Ideologi Terbuka :
Pelaksanaannya disesuaikan dengan situasi dan kondisi dilapangan ada serta dialog antara nilai dasar dan nilai praksis sehingga memungkinkan nilai instrumental yang tepat.

• Jadi dari hal diatas dapat disimpulkan bahwa Ideologi dari Pancasila adalah “Ideologi Terbuka”,karena Ideologi tersebut menyangkut dengan hal-hal demokratis seperti kandungan dalam Pancasila itu sendiri. Bukan seperti apa yang dikatakan bahwa Pancasila adalah Ideologi gado-gado karena beberapa contoh Ideologi diatas sangat amat bertentangan dengan Ideologi yang terkandung dalam Pancasila.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 7, 2010 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: