RSS

FIKSI MINI

07 Nov

Fiksi mini adalah sebuah cerita yang sangat singkat. Tidak lebih dari 140 karakter, dalam fiksi mini sudah menceritakan segalanya. Fiksi mini pada twitter dijadikan fasilitas untuk para penulis melatih bakatnya dalam penulis. Banyak para penulis pemula yang bergabung dalam fiksi mini yang digagas Agus Noor, Eka Kurniawan, Clara Ng. Fiksi mini pertama kali dikenalkan oleh Agus Noor di Twitter, lalu Agus Noor membuat account yang digagas bersama Eka Kurniawan dan Clara Ng.
Fiksi mini sangat menarik perhatian, tiap cerita dalam fiksi mini sangat dinanti oelh para pembacanya. Fiksi mini dimana pasti digunakan untuk melatih, mempertajam, dan mengasah penulis baru maupun yang karyanya sudah dibukukan atau diterbitkan dalam bermain kata-kata dan meluaskan kosa kata. Mempertajam bagaimana penulis dalam pembentukan cerita agar menjadi sebuah cerita yang kuat. Munculnya fiksi mini tidak menghilangkan bentuk-bentuk karya sastra sebelumnya. Fiksi mini berbeda dengan Puisi, cerpen atau novel. Dimana fiksi mini itu berangkat dari puisi yang dapat dikembangkan menjadi cerpen dan terus dapat dikembangkan/ diluaskan menjadi sebuah novel.
Ada yang membatas fiksi mini dalam masalah jumlah kata. Fiksi mini sebuah cerita yang tidak lebih dari 100 kata, bahkan seharusnya fiksi mini itu tidak boleh lebih dari 50 kata. Dalam ceritanya hanya terdapat beberapa kalimat. Untuk menyebut sebuah karya fiksi mini mempunyai rumusan, yaitu “ Menceritakan sebuah kisah dalam cerita dengan seminim mungkin kata dalam menggunakan kata”. Dimana semakin sedikit dalam jumlah penggunaan kata, dapat dikatakan bahwa itu adalah fiksi mini. Tapi, tidak hanya jumlah kata saja yang meenjadi point penting. Melainkan dalam cerita harus dikuatkan dengan bayangan untuk kisah yang panjang, dasar kisah yang luas, pengkarakteran dalam tokoh, memiliki konflik atau semuah misteri yang menyelimuti kisah didalamnya. Pada point-point tersebut penulis/ pengarang membentuk atau membuat karya fiksi mini agar lebih kuat.
Analogi dalam mengenal karya antara novel, cerpen dan fiksimini. Novel ibarat kita sedang menceritakan detail kehidupan seseorang sembari minum kopi. Sedangkan, cerpen berbincang singkat dengan seseorang diruang tunggu lalu pergi dan fiksi mini berbicara dengan orang yang tiba-tiba datang dengan satu atau dua patah kata yang membuat kita tercengang.
Fiksi mini bukan prosa mini, sebenarnya fiksi mini dapat berbentuk puisi namun fiksi mini mempunyai kategorisasi tersendiri untuk membedakannya dengan puisi dari sebab itu fiksi mini harus mempunyai elemen percernaan dalam membentuknya. Dalam membedakan dengan cerpen pun fiksi mini mempunyai hal yang berbeda, dimana dalam cerpen kita tahu, kita mengenal penokohan, konfilk, dan alur (perkenalan, konflik dan penyelesaian) pada fiksi mini justru penyelesaian itu dihindari Karena dalam fiksi mini, akhir dibiarkan tumbih dalam imajinasi pembaca Karater menjadi suatu yang kompleks sehingga tak mudah dipastikan. Makanya fiksi mini itu biasanya membuat penasaran pembacanya.
Dari pengetahuan yang saya sudah dapat mengenai fiksi mini, fiksi mini mempunyai jejak sejarah yang lumayan panjang. Fiksi mini dimulai sebelum tahun 1920 ketika Hemingway (salah satu Penulis dunia) menuliskan fiksi mininya itu “novel karya terbaik dunia” (ditulis hanya beberapa patah kata dan penulis Amerika Serikat menyatakan itu adalah karya terbaiknya). Fabel-fabel yang ditulis adalah sebuah kisah mini yang penuh dengan suspens dalam kependekannya termasuk juga dengan cerita Abunawas.
Di Prancis fiksi mini dikenal dengan nama nou-velles. Di jepang menyebut fiksi mini dengan sebutan “cerita setelapak tangan” dan di Amerika Serikat disebut dengan fiksi kilat (flash fiction).
Agus Noor sebagai penggagas dari fiksi mini mengeluarkan diktum fiksi mini yang berjumlah 14+1 diktum
Diktum fiksi mini 1 :
Menceritakan seluas mungkin dunia, dengan seminim kata
Diktum fiksi mini 2 :
Ibarat tinju, fiksi mini serupa satu pukulan yang telak dan menohok
Diktum fiksi mini 3 :
Kisahnya ibarat lubang kunci, yang justru membuat kita bisa “mengintip” dunia secara berbeda
Diktum fiksi mini 4 :
Bila novel membangun dunia. Cerpen menata kepingan dunia. Fiksimini menanggungnya
Diktum fiksi mini 5 :
Fiksimini yang kuat ibarat granat yang meledak dalam kepala kita
Diktum fiksi mini 6 :
Ia bisa berupa kisah sederhana, diceritakan dengan sederhana, tetpi selalu terasa ada yang tidak sederhana didalamnya
Diktum fiksi mini 7 :
Alurnya seperti bayangan berkelebat, tetpi membuat kita terus teringat
Diktum fiksi mini 8 :
Seupa permata mungil yeng membiaskan banyak cahya, kita terus terpesona setiap kali membacanya
Diktum fiksi mini 9 :
Seperti sebuah ciuman, jangan diulang-ulang
Diktum fiksi mini 10 :
Bila puisi mengolah bahasa, fiksi mi8ni menyuling cerita, menyuling dunia
Diktum fiksi mini 11 :
Ia tak semata membuat tertawa. Karena ia adalah gema tawanya
Diktum fiksi mini 12 :
Kau kira fiksi mini ialah kolam kecil, tapi kau tak pernah mampun menduga kedalamannya
Diktum fiksi mini 13 :
Di unjung kisahnya : kita seperti mendapati teka-teki abadi yang tak bertepi
Diktu deabum fiksi mini 14 :
Pelan-pelan kau menyadari, ia sebutir debu yang mampu meledakkan semesta.
Diktum fiksi mini :
Lupakan semua diktum, lalu mulailah menulis fiksimini!

Fiksi mini dalam proses penyortiran karya fiksi mini twitter untuk dibukukan lalu diterbitkan. Dimana awal April dikatakan tweet fiksi mini yang di Retweet oleh penggagas itu tahap lanjut untuk disertakan dalam pembukuan fiksimini.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 7, 2010 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: